Ekspor Indonesia Awal 2026 Tumbuh Positif, Impor Melonjak 18 Persen

Ekspor Indonesia Awal 2026 Tumbuh Positif, Impor Melonjak 18 Persen
10 Maret 2026

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan terbaru mengenai perkembangan ekspor dan impor Indonesia periode Januari 2026. Data menunjukkan tren pertumbuhan positif pada nilai ekspor, namun diimbangi dengan kenaikan impor yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Performa Ekspor dan Impor

Nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 tercatat mencapai US$ 22.155,7 juta, mengalami kenaikan sebesar 3,39% dibandingkan Januari 2025 (year-on-year). Sektor Industri Pengolahan masih menjadi kontributor terbesar dengan nilai mencapai US$ 14.876,9 juta.

Sementara itu, nilai impor mengalami lonjakan yang lebih tajam, yakni sebesar 18,21% (y-on-year) menjadi US$ 21.201,4 juta. Kenaikan ini didominasi oleh impor bahan baku/penolong yang mencapai US$ 14.876,9 juta, disusul oleh barang modal dan barang konsumsi.

Neraca Perdagangan dan Mitra Utama

Meskipun impor melonjak, Indonesia tetap mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar US$ 954,3 juta. Meski positif, angka ini merupakan titik terendah jika dibandingkan dengan tren sepanjang tahun 2025.

Tiongkok tetap menjadi mitra dagang utama Indonesia, memimpin baik di sektor ekspor non-migas (US$ 5.273,7 juta) maupun impor non-migas (US$ 7.890,3 juta). Destinasi ekspor utama lainnya meliputi Amerika Serikat, India, dan Jepang.

Categories: Tak Berkategori