Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan positif pada sektor transportasi barang Indonesia selama Maret 2026, terutama pada moda laut dan kereta api.
Pada sektor angkutan udara, volume barang domestik tercatat mencapai 53,0 ribu ton pada Maret 2026. Angka tersebut meningkat 7,07 persen dibandingkan Februari 2026 (month-to-month). Pertumbuhan tertinggi angkutan barang udara domestik tercatat pada rute Halim Perdanakusuma–Jakarta dengan kenaikan sebesar 37,14 persen.
Sementara itu, angkutan barang laut menunjukkan kinerja yang lebih kuat. Volume barang yang diangkut melalui transportasi laut mencapai 43,2 juta ton pada Maret 2026 atau tumbuh 10,50 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pertumbuhan tertinggi tercatat di Pelabuhan Balikpapan dengan kenaikan mencapai 1,40 persen.
Di sektor perkeretaapian, angkutan barang juga mengalami peningkatan signifikan. Volume barang kereta api pada Maret 2026 mencapai 5,8 juta ton atau naik 31,76 persen dibandingkan Februari 2026. Pertumbuhan tertinggi tercatat di wilayah Sumatera dengan kenaikan sebesar 33,51 persen.
Data ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas distribusi barang nasional pada akhir kuartal pertama 2026. Pertumbuhan pada moda laut dan kereta api mengindikasikan penguatan kebutuhan logistik domestik, khususnya untuk distribusi barang dalam skala besar dan antardaerah.
Kinerja positif tersebut juga mencerminkan pentingnya peran infrastruktur transportasi dalam menjaga kelancaran rantai pasok nasional di tengah dinamika perdagangan dan distribusi barang di Indonesia.