BPJS Ketenagakerjaan Antarkan Klaim Korban Tsunami Palu

6 Desember 2018

INDOPOS.CO.ID - BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mampang mengunjungi Kantor PT Sarijasa Transutama di Tanjung Priok, Jakarta. Tujuannya untuk mengantarkan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Hari Tua (JHT) seorang karyawan setempat yang meninggal dunia karena terjangan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Klaim senilai Rp 120 juta lebih tersebut milik peserta almarhum Indra Jaya. Rinciannya klaim JKK Rp  118.524.000 dan JHT Rp 1.839.780. Nilai klaim tersebut ditransfer ke nomor rekening ahli waris peserta.”Bagus (layanan) tidak bertele-tele. Kami berharap seperti ini menjadi standar layanan BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Direktur Utama PT Sarijasa Transutama Raymond Jeffry Tumewu di sela penyerahan klaim BPJS Ketenagakerjaan simbolis (29/11/2018).

Klaim simbolis diserahkan oleh Kabid Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mampang Nugroho Adi Susanto yang mewakili Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mampang Tonny Tanamal. Raymond berharap BPJS Ketenagakerjaan terus berinovasi dalam layanan demi kepuasan peserta.

Seperti layanan antar klaim tersebut begitu membantu peserta yang membutuhkan.

Sementara itu Kabid Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mampang Nugroho Adi Susanto mengatakan setiap ada kasus kecelakaan kerja pihaknya pasti melakukan cek kasus ke lapangan. Tujuannya  untuk memastikan kebenaran kasus tersebut dan ketepatan pencairan klaim.

Nugroho mengatakan, kecelakaan kerja berawal pada 28 Oktober 2018 pukul 17.00. Saat itu Indra Jaya yang berprofesi sebagai sopir ekspedisi bersama lima karyawan lain sedang bongkar muat barang di gudang (depo) milik PT Sarijasa Transutama. Lokasi depo di Jl Trans Sulawesi KM 10, No 168 yang dekat dengan bibir pantai.

”Pada weaktu itu air (tsunami) masuk ke gudang (depo) daerah PT Sarijasa Transutama Palu. Bapak Indra mencoba meloloskan diri dari gudang di saat air laut sudah naik sekitaran dua meter tetapi Pak Indra tidak selamat dari bencana tsunami,” ujar Nugroho. Jasad Indra ditemukan keesokan harinya di lokasi lain. ”Jenazah beliau dikebumikan di Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah,” pungkasnya.(dni)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *